Friday, August 17, 2007

Merdeka!!, atau sekedar balik modal

1 (satu) bulan pertama menetap di desa ini, suasana Agustusan tetap sepi.
Mungkin karena aku ber-tipe "Soliter phlegmatic-melancholic" makanya kesepian ini tetap dapat ku nikmati.
Selama 1 bulan pertama disini sudah 2 kali aku mendapat pertanyaan serupa dari warga yang agak mengusik pikiran.
Mereka nanya begini : "Bapakkan sudah capek lama-lama kuliah kedokteran, keluar biaya banyak, gak taunya ditugaskan disini. Gak bisa balik modal dong?"
Pada awalnya aku tidak begitu "ngeh" dengan pertanyaan itu. Karena aku pikir maklum saja mereka nanya, karena mereka kan pedagang pendatang.
Mereka tidak tahu kalau biaya kuliah ku 1 semester murah meriah, mungkin masih lebih mahal 6 bulan SPP anak SMA swasta sekarang!
Jadi dokter adalah nasib, dan menjalankan profesinya seperti iklan berlabel 76 itu adalah pilihan, tidak ada pikiran untuk bersandar lebih pada itu. Karena jadi PNS bukan segalanya, makanya ketika ditanya oleh senior ku mau jadi apa nanti dengan karir kepegawaian ku, ku jawab sekena-nya, "Mau jadi seniman, pak!"
Tidak perlu memikirkan balik modal, karena aku tidak merasa almamater ku menjual ilmu kepada kita. Semua terasa sudah kembali ketika aku membaca pengumuman kelulusan UMPTN. Tidak perlu memikirkan berapa yang sudah dikeluarkan untuk mempelajari programming selama 10 tahun ini, karena semua sudah kembali ketika berkutat dengan belitan alur logika yang mengalir di thread ratusan ribu baris kode yang sudah kita tuliskan di actionscript.
Hari ini mesti ku kaji lagi tentang pengertian-pengertian Waktu, Liquiditas, Asosiasi, dan Empati yang selalu memberi batas tentang pergerakan akal secara dinamis.

sloppy maneh...

Note : Flash based VOIP di Flex benar-benar menjadi loncatan Flash Tech berikutnya setelah Flash Video.

3 comments:

herdiansah said...

wah kalo semua orang selalu berpikir kalo setelah bekerja harus 'balik modal' kapan Indonesia mau maju yah...

mungkin pola pikir ini juga yang bikin subur budaya korupsi di pemerintahan...

aku seneng dan bangga karena mas deden nggak mikir soal 'balik modal'... intinya kan dimanapun kita bekerja kalau kita ikhlas dan senang melakukannya pasti kita mendapat kepuasan batin yang nggak bisa dinilai dengan materi

btw, kapan main ke jakarta? mau ketemuan nih sebelum aku berangkat cari rejeki di negeri orang.. insya Allah bulan oktober nanti berangkat.

Hidetoshiba said...

memangnya apa sih slogan iklan Djarum76? aku cari di google gak ketemu...

Hof said...

try coment